Kiper Indonesia meninggal setelah bentrokan kuat dengan rekan satu tim

Kiper Indonesia meninggal setelah bentrokan kuat dengan rekan satu tim

Minggu lalu, 15 Oktober, penjaga gawang Indonesia Choirul Huda, 38 tahun, meninggal setelah tabrakan yang sangat kuat dengan bek Brasil Ramon Rodrigues. Kedua pemain bermain untuk tim yang sama, Persela Lamongan, dan mencoba untuk mengurangi pendekatan berbahaya dari pemain asal Brazil Marcel Sacramento, pemain Padang.

Huda keluar dari tujuan untuk mencoba mencegah pendekatan Sacramento ketika akhirnya menabrak Rodrigues, yang mencoba untuk memotong kemajuan saingannya. Sang kiper tidak sadarkan diri sesaat setelah benturan dan menerima pertolongan pertama saat masih di lapangan sepakbola. Dia diberi oksigen dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Dr. Soegiri Lamongan, dimana dia akan mati seketika setelah dia masuk.

Detik-detik tabrakan antara Choirul Huda dan Ramon Rodriguez: pic.twitter.com/lNafIPAECb

– Yudhistira  (@kakyuds) 15 Oktober 2017

Idola di Indonesia.

Sang pemanah melakukan debut pada tahun 1999 bermain untuk Persela Lamongan, dan tidak pernah meninggalkan tim. Dipercaya bahwa ia mati karena cedera otak atau cedera leher. Aji Santoso, pelatih Persela, mengatakan kepada wartawan bahwa kematian Huda telah menjadi pukulan kuat bagi tim.

Sebelum kematian Huda dikonfirmasi, pertandingan dilanjutkan dan berakhir dengan kemenangan yang menguntungkan Lamongan oleh 2 hingga 0. Tim ini di kejuaraan Indonesia ketiga belas, menempati posisi rata-rata di meja umum. Sedangkan Padang berada di posisi nomor 15, terakhir sebelum turun.

Melalui akun Twitter resminya, Lamongan menyatakan berkabung dalam tim dan memberikan penghormatan kepada Huda, yang dia dianggap sebagai idola oleh pengikut tim. Dalam akun Instagram-nya, Rodrigues diserang oleh serangkaian komentar ofensif dari orang-orang yang memanggilnya seorang pembunuh.

"Kami tidak pernah membayangkan bahwa korban jiwa ini bisa terjadi pada kita, sayangnya, itu, saya tidak memiliki kata-kata untuk menggambarkan perasaan itu. Huda, saya hanya meminta Tuhan untuk memberkati dan memberikan pengunduran diri kepada kerabat Anda dan menyambut Anda dengan tangan terbuka, "kata pemain sepak bola Brasil di jejaring sosialnya.

Tonton videonya: 15 Tragedi Pemain Sepak Ball Meninggal Saat Bermain Bola ● HD

Like this post? Please share to your friends:
Tinggalkan Balasan

;-) :| :x :twisted: :smile: :shock: :sad: :roll: :razz: :oops: :o :mrgreen: :lol: :idea: :grin: :evil: :cry: :cool: :arrow: :???: :?: :!: